Oleh: KH. M. Anhar Haryadi
(Pengasuh PP. Manbaul Ulum Assalafiyah Wanayasa)
Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu malam istimewa dalam kalender Islam yang sarat dengan keutamaan dan limpahan rahmat Allah SWT. Malam yang jatuh pada pertengahan bulan Sya’ban ini diyakini sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa, memohon ampunan, serta memperbanyak amal ibadah sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan.
Dalam berbagai riwayat hadis disebutkan bahwa Nisfu Sya’ban termasuk di antara malam-malam yang doa-doanya tidak tertolak. Oleh karena itu, para ulama sejak dahulu menganjurkan umat Islam untuk menghidupkan malam tersebut dengan shalat sunnah, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa dan shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Artikel ini akan mengulas secara ringkas dan sistematis amalan-amalan yang dianjurkan pada malam Nisfu Sya’ban, lengkap dengan dasar hadis dan pendapat ulama. Diharapkan, pembahasan ini dapat menjadi panduan praktis bagi kaum Muslimin dalam mengisi malam Nisfu Sya’ban dengan ibadah yang bernilai dan penuh keberkahan.
Nisfu Sya’ban merupakan salah satu malam yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Malam ini termasuk di antara lima malam yang doa-doanya tidak tertolak, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
“Lima malam yang tidak akan ditolak doa di dalamnya: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha.”
Hadis tersebut diriwayatkan dari Abu Umamah al-Bahili radhiyallahu ‘anhu:
عن أبي أمامة الباهلي قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: خمس ليال لا ترد فيهن الدعوة، أول ليلة من رجب، وليلة النصف من شعبان، وليلة الجمعة، وليلة الفطر، وليلة النحر
Para ulama menganjurkan untuk menghidupkan malam Nisfu Sya’ban dengan berbagai amalan ibadah. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:
1. Memperbanyak Shalat Sunnah Mutlak
Shalat sunnah mutlak adalah shalat sunnah yang tidak terikat sebab maupun waktu tertentu. Rasulullah ﷺ bersabda:
“الصلاة خير موضوع، فمن شاء استكثر ومن شاء استقل”
“Shalat adalah sebaik-baik ibadah. Siapa yang ingin memperbanyak, maka perbanyaklah. Dan siapa yang ingin melakukannya sedikit, maka lakukanlah.”
Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fath al-Bari (2/479) menyebutkan bahwa hadis ini dinilai sahih oleh Ibnu Hibban.
Tata cara shalat sunnah mutlak malam Nisfu Sya’ban (sebagaimana dalam Majmu’ Syarif, hlm. 93–96):
- Dua rakaat dengan niat shalat sunnah mutlak
- Rakaat pertama: Al-Fatihah + Surat Al-Kafirun
- Rakaat kedua: Al-Fatihah + Surat Al-Ikhlas
Pada setiap sujud membaca doa berikut:
اللهم إني أعوذ بعفوك من عقابك، وأعوذ برضاك من سخطك، وأعوذ بك منك إليك، لا أحصى ثناء عليك أنت كما أثنيت على نفسك
2. Melaksanakan Shalat Sunnah Tasbih
Shalat Tasbih adalah shalat yang diajarkan Rasulullah ﷺ kepada pamannya, Sayyidina Abbas radhiyallahu ‘anhu, sebagai sarana memperoleh ampunan Allah SWT. Para ulama menyebutkan bahwa shalat ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan pada malam Nisfu Sya’ban.
Shalat Tasbih terdiri dari empat rakaat, dengan ketentuan:
- Siang hari: empat rakaat dengan satu salam
- Malam hari: empat rakaat dengan dua salam
Jumlah bacaan tasbih seluruhnya adalah 300 kali, dengan rincian 75 tasbih di setiap rakaat.
Niat shalat tasbih dua salam:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Niat shalat tasbih satu salam:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى
3. Shalat Sunnah Awwabin
Shalat Awwabin dilaksanakan setelah shalat Maghrib hingga sebelum Isya. Jumlahnya enam rakaat, setiap dua rakaat satu salam.
Pada setiap rakaat dibaca:
- Surat Al-Fatihah
- Surat Al-Ikhlas sebanyak enam kali
4. Membaca Surat Yasin
Dalam kitab Mujarrabat karya Ad-Dairaby disebutkan bahwa membaca Surat Yasin pada malam Nisfu Sya’ban dianjurkan sebanyak tiga kali, dengan niat:
- Memohon panjang umur yang penuh keberkahan serta istiqamah dalam ketaatan
- Memohon perlindungan dari segala bala, musibah, dan fitnah lahir maupun batin
- Memohon kecukupan rezeki dan diteguhkan iman Islam hingga akhir hayat
Keterangan ini juga diperkuat oleh pendapat para ulama, di antaranya Syaikh Muhammad bin Darwisy dalam Asná al-Mathálib (hlm. 234), yang menyatakan bahwa amalan ini merupakan ijtihad ulama saleh dan tidak mengandung keburukan.
Setiap selesai membaca Surat Yasin, dianjurkan membaca doa panjang Nisfu Sya’ban sebagaimana dikenal di kalangan ulama dan masyarakat.
5. Membaca Dzikir Nabi Yunus ‘Alaihissalam
Dzikir Nabi Yunus:
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Syekh Abdul Hamid Qudus dalam Kanzun Najah was Surur menyebutkan bahwa siapa yang membaca dzikir ini sebanyak 2.375 kali pada malam Nisfu Sya’ban, maka dengan izin Allah akan diberi perlindungan dari bala hingga satu tahun ke depan.
6. Membaca Ayat Hirz (At-Taubah: 128–129)
Ayat Hirz dianjurkan dibaca pada malam Nisfu Sya’ban. Dalam kitab Ira’ah Arais Syumus Falak al-Haqaiq al-Irfaniyah, disebutkan bahwa Syaikh Ahmad at-Tijani radhiyallahu ‘anhu mengatakan:
“Barang siapa membaca Ayat Hirz sebanyak 500 kali pada malam Nisfu Sya’ban, maka ia tidak akan ditanya oleh malaikat di alam kubur.”
7. Memperbanyak Doa
Di antara doa yang dianjurkan adalah:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا…
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan. Maka ampunilah kami. Ya Allah, kami memohon ampunan, kesehatan, dan perlindungan yang berkelanjutan dalam urusan agama, dunia, dan akhirat.”
8. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi ﷺ
Bulan Sya’ban memiliki keistimewaan sebagai bulan diturunkannya perintah bershalawat kepada Nabi ﷺ, sebagaimana firman Allah SWT:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ…
(QS. Al-Ahzab: 56)
Ibnu Abi ash-Shaif al-Yamani menyebutkan bahwa ayat ini turun pada bulan Sya’ban, sehingga memperbanyak shalawat di bulan ini memiliki keutamaan khusus.
9. Berpuasa pada Siang Hari Nisfu Sya’ban
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila datang malam Nisfu Sya’ban, maka hidupkanlah malamnya dengan shalat dan berpuasalah pada siang harinya…”
(HR. Ibnu Majah No. 1378)
Wallahu A’lam.
Barakallahu fiikum.
KOIN NU PURWAKARTA
Scan QR Code di bawah atau klik tombol "Donasi Sekarang" untuk memberikan Koin NU via DANA.
Donasi Sekarang
Terima kasih atas dukungan Anda!
Disclaimer: Koin NU ini dikelola oleh PCNU Purwakarta.







Tinggalkan Balasan