“Sangat penting memiliki kedalaman ilmu untuk menyikapi hal-hal baru, serta mengoptimalkan akal sehat dalam menghalau khurofat, terutama terkait isu nasab wa akhwatuha. Berpikir jernih dan ilmiah sangatlah diperlukan guna menyelesaikan masalah ini,” pesannya.
Meskipun tes DNA dapat memberikan konfirmasi ilmiah, Ustad Ja’far mengingatkan bahwa keaslian nasab tidak hanya sekadar masalah biologi, tetapi juga berkaitan erat dengan keimanan dan kepercayaan yang diwariskan turun-temurun.
“Tes DNA mungkin memberikan bukti ilmiah, namun kita tidak boleh melupakan bahwa keaslian nasab juga berkaitan erat dengan keimanan dan kepercayaan yang diwariskan turun-temurun. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam mengambil keputusan dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai syariah,” tambahnya.
Baca Juga :
Ketua LPBH NU Kabupaten Purwakarta Ade Nurdin, SH Siap Bantu Jam’iyah NU dalam Persoalan Hukum
Menghadapi Tantangan Zaman dengan Bijak
Acara Lailatul Ijtima ini ditutup dengan pesan kuat dari Ustad Ja’far Sodik kepada seluruh jamaah untuk terus memperdalam ilmu agama dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait isu-isu yang sensitif.
Ia menegaskan pentingnya bersatu dalam keilmuan dan mengutamakan akal sehat serta syariah dalam setiap langkah yang diambil.
“Dalam menghadapi tantangan zaman, mari kita semua bersatu dalam keilmuan dan tetap mengutamakan akal sehat serta syariah dalam setiap langkah yang kita ambil,” pungkasnya.
Baca Juga :
Mantan Ketua DPRD Purwakarta, Haji Ahmad Sanusi, Ikuti PD PKPNU Angkatan 6 di Ponpes Cireok Campaka
KOIN NU PURWAKARTA
Scan QR Code di bawah atau klik tombol "Donasi Sekarang" untuk memberikan Koin NU via DANA.
Donasi Sekarang
Terima kasih atas dukungan Anda!
Disclaimer: Koin NU ini dikelola oleh PCNU Purwakarta.







Tinggalkan Balasan