Menu

Mode Gelap

Warta ¡¤ 4 Agu 2024 21:01 WIB

Lulus Sebagai Pamen, SekNU Motori dan Gencarkan Kaderisasi PCNU Purwakarta

Sekretaris Nahdlatul Ulama (NU) Purwakarta, H. Budi Sopani Muplih saat ikuti Program Kaderisasi NU (PMKNU) di Sukabumi. Perbesar

Sekretaris Nahdlatul Ulama (NU) Purwakarta, H. Budi Sopani Muplih saat ikuti Program Kaderisasi NU (PMKNU) di Sukabumi.

nupurwakarta.or.id – Setelah dinyatakan lulus pada Program Kaderisasi NU (PMKNU) yang berlangsung di Sukabumi pada tanggal 22-28 Juli 2024, Sekretaris Nahdlatul Ulama (SekNU) Purwakarta, H. Budi Sopani Muplih, bersama tim kaderisasi langsung tancap gas tanpa henti.

Kaderisasi terus dilakukan hingga akhir tahun, dengan jadwal yang telah disusun oleh masing-masing pengurus tingkat kecamatan (MWC).

SekNU Purwakarta, H. Budi Sopani Muplih, mengungkapkan bahwa rangkaian kaderisasi ini merupakan tindak lanjut dari amanat Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU, Peraturan Perkumpulan (PERKUM), dan hasil Musyawarah Kerja (Muker) PCNU.

Baca Juga :
Lakpesdam PBNU Dorong Perdes Desa Tematik di Purwakarta untuk Desa Inklusif

“Kaderisasi ini sangat penting, terutama di tengah tantangan ideologi yang semakin kompleks. Kita perlu memperkuat pemahaman kader tentang Aswaja dan pentingnya berorganisasi di NU,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan ideologis Ahlussunah wal Jama’ah Annahdiyah di Kabupaten Purwakarta sangat besar dan berat. Meskipun mayoritas masyarakat Jawa Barat secara kultural berfaham Aswaja, wilayah ini bukan merupakan basis Nahdiyin.

Sebagai kader kultural dan struktural, H. Budi mengingatkan bahwa mereka memiliki kewajiban untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang ke-NU-an serta urgensi berorganisasi berdasarkan faham yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :
Kecam Aksi Demo yang Dilakukan di Gedung PBNU, Ajengan Anwar Nasihin: Mereka Kehilangan Akhlakul Karimah

“Tanpa NU, mungkin kita tidak akan lagi mengikuti tahlilan bahkan ngudud,” selorohnya sambil tertawa.

Ia juga menyoroti tantangan digitalisasi, individualisme, dan dekadensi moral yang semakin meningkat.

“Digitalisasi, individualisme, dan dekadensi moral menjadi tantangan serius. Kita harus mampu mengawal masyarakat agar tidak terpengaruh oleh paham-paham yang menyimpang,” imbuhnya.

Baca Juga :
Ansor Jabar Mengecam Keras Pendemo PBNU, Deni Ahmad Haedari: Suul Adab! Mendemo Pusat Fikrah dan Harokah Para Masyayikh

Menurutnya, minimal para kader NU berupaya untuk mengawal masyarakat dalam memperbaiki semua itu dengan pendekatan dan konsepsi Islam Rahmatan Lil Alamin Annahdiyah.

Dengan semangat dan komitmen tinggi, H. Budi Sopani Muplih dan tim kaderisasi NU Purwakarta terus berupaya menjalankan program-program kaderisasi hingga akhir tahun, demi memperkuat ideologi dan pemahaman keagamaan masyarakat Purwakarta.

Melalui kaderisasi yang intensif, NU Purwakarta berharap dapat melahirkan generasi muda yang memiliki pemahaman yang kuat tentang Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. ***

 

KOIN NU PURWAKARTA

Scan QR Code di bawah atau klik tombol "Donasi Sekarang" untuk memberikan Koin NU via DANA.

QR Code Koin NU via DANA
Donasi Sekarang

Terima kasih atas dukungan Anda!

Disclaimer: Koin NU ini dikelola oleh PCNU Purwakarta.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua PCNU Purwakarta Dilantik Jadi Pengurus MUI Jabar

19 April 2026 - 17:16 WIB

Gus Ipul Pastikan Kesiapan Muktamar NU Saat Sowan ke Kediaman KH Afifuddin Muhadjir

29 Maret 2026 - 13:03 WIB

KH Ahmad Anwar Nasihin: NU Harus Cerdas Menilai Siapa yang Benar-Benar Mencintai Dakwah Nahdlatul Ulama

13 Maret 2026 - 19:24 WIB

Perkuat Jamiyyah, PAC Muslimat NU Bojong Berbagi Berkah Ramadhan dan Santuni Lansia

8 Maret 2026 - 12:08 WIB

9.000 Santri Padati Alun-alun Purwakarta, Ketua PCNU Serukan Santri Harus Mendunia!

22 Oktober 2025 - 14:07 WIB

Ketua PCNU Purwakarta Imbau Santri Ikuti Pawai dan Apel Hari Santri Nasional 2025 dengan Tertib dan Khidmat

21 Oktober 2025 - 20:05 WIB

Trending di Warta