Menu

Mode Gelap

Warta ˇ¤ 28 Agu 2025 17:00 WIB

Purwakarta Andalkan Teknologi Combine Harvester untuk Percepat Panen Raya

Purwakarta Andalkan Teknologi Combine Harvester untuk Percepat Panen Raya, (dok. Pemkab Purwakarta) Perbesar

Purwakarta Andalkan Teknologi Combine Harvester untuk Percepat Panen Raya, (dok. Pemkab Purwakarta)

nupurwakarta.or.id – Pemanfaatan teknologi pertanian modern mulai mendominasi aktivitas panen di Kabupaten Purwakarta. Pada panen raya di wilayah Tegalonder, Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta, Rabu (27/8/2025), Pemerintah Kabupaten Purwakarta memperkenalkan penggunaan combine harvester sebagai mesin utama yang mendukung swasembada pangan nasional.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein menegaskan bahwa kehadiran combine harvester menjadi terobosan penting bagi petani. Mesin multifungsi ini mampu memotong, merontokkan, hingga mengarungi padi dalam satu kali proses, sehingga panen lebih cepat, efisien, dan tidak lagi bergantung pada tenaga kerja besar.

“Dengan mesin ini, petani bisa lebih fokus pada perawatan lahan. Proses panen yang biasanya memakan waktu berhari-hari, kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam. Kami juga membuka akses peminjaman mesin ini untuk kelompok tani secara gratis, agar hasil panen bisa langsung dirasakan petani,” ujar Om Zein.

Plt Kadispangtan Purwakarta, Hadiyanto Purnama, menambahkan bahwa penggunaan teknologi modern terbukti meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian. Panen padi varietas Inpari 49 di lahan 1,5 hektare menghasilkan calon benih sekitar 3,99 ton, dengan harga gabah yang dipanen menggunakan combine harvester rata-rata mencapai Rp7.000 per kilogram. Angka ini lebih tinggi dibanding panen tradisional yang hanya berkisar Rp6.000 per kilogram.

Selain meningkatkan kecepatan dan kualitas panen, penggunaan mesin juga membantu efisiensi biaya. Meski sebagian lahan terdampak hama sehingga daya tumbuh benih hanya 80–86 persen, hasil panen tetap lebih optimal berkat dukungan teknologi.

Musim panen di Purwakarta diperkirakan mencapai puncaknya pada pekan kedua September 2025, dengan total produksi sekitar 170 ton. Angka tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, seiring semakin luasnya lahan tanam yang diawasi dengan sistem pelaporan digital ke Kementerian Pertanian.

Melalui inovasi ini, Pemkab Purwakarta menegaskan komitmennya tidak hanya pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada transformasi pertanian menuju era modern berbasis teknologi.

Sumber: LPPL Purwakarta

 

KOIN NU PURWAKARTA

Scan QR Code di bawah atau klik tombol "Donasi Sekarang" untuk memberikan Koin NU via DANA.

QR Code Koin NU via DANA
Donasi Sekarang

Terima kasih atas dukungan Anda!

Disclaimer: Koin NU ini dikelola oleh PCNU Purwakarta.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

9.000 Santri Padati Alun-alun Purwakarta, Ketua PCNU Serukan Santri Harus Mendunia!

22 Oktober 2025 - 14:07 WIB

Ketua PCNU Purwakarta Imbau Santri Ikuti Pawai dan Apel Hari Santri Nasional 2025 dengan Tertib dan Khidmat

21 Oktober 2025 - 20:05 WIB

PC Fatayat NU dan JP3M Purwakarta Gelar Halaqoh NU Women dalam Rangka Hari Santri Nasional 2025

20 Oktober 2025 - 11:25 WIB

Halaqoh NU Women dalam rangka Hari Santri Nasional 2025

Halaqoh NU Women Purwakarta Bahas Peran Santri Perempuan di Era Digital

19 Oktober 2025 - 16:15 WIB

Ketua PCNU Purwakarta Tanggapi Tayangan Trans7 yang Dinilai Lecehkan Kiai dan Santri

15 Oktober 2025 - 00:27 WIB

PCNU Purwakarta Siapkan Serangkaian Acara Meriah Peringatan Hari Santri Nasional 2025

6 Oktober 2025 - 17:47 WIB

Trending di Warta