nupurwakarta.or.id – Pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Ulum Wanayasa, KH. Anhar Haryadi, mengajak masyarakat untuk meneladani sosok-sosok sederhana yang berbuat baik tanpa mengharapkan pujian maupun pengakuan dari manusia.
Pesan tersebut disampaikan KH. Anhar melalui catatan reflektif yang mengingatkan bahwa di tengah kehidupan sehari-hari terdapat banyak orang baik yang bekerja dan berjuang dalam diam.
Menurutnya, tidak semua orang baik memiliki nama besar atau dikenal luas oleh masyarakat. Banyak di antara mereka yang memilih membantu sesama tanpa perlu diumumkan dan memberi tanpa menuntut penghargaan.
“Di sekitar kita ternyata banyak orang baik. Mereka tidak selalu tampil di depan. Tidak semua memiliki nama besar. Tidak semuanya dikenal banyak orang. Bahkan sebagian besar berjalan diam-diam, bekerja diam-diam, berbuat baik diam-diam,” tulis KH. Anhar.
Ia menilai, orang-orang seperti itu tidak menjadikan pengakuan manusia sebagai tujuan utama. Sebaliknya, mereka hanya berharap mendapatkan ridha Allah SWT atas setiap kebaikan yang dilakukan.
“Mereka membantu tanpa perlu diumumkan. Memberi tanpa harus dipuji. Berjuang tanpa menuntut penghargaan. Sebab yang mereka cari bukan tepuk tangan manusia, melainkan ridha Allah,” katanya.
KH. Anhar juga mengingatkan bahwa manusia sering kali tergoda untuk mencari pujian atas amal yang dilakukan. Padahal, menurutnya, kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas tidak akan pernah sia-sia karena seluruhnya berada dalam pengetahuan Allah SWT.
“Mereka yakin bahwa tidak ada satu pun kebaikan yang hilang. Semua tercatat. Semua diketahui. Semua berada dalam penjagaan Allah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk tidak terjebak pada keinginan menjadi sosok yang dikenal baik oleh banyak orang, melainkan berupaya menjadi pribadi yang benar-benar baik di hadapan Allah SWT.
“Yang paling penting bukan menjadi orang yang dikenal baik, tetapi menjadi orang baik yang dikenal oleh Allah,” tegasnya.
Dalam catatannya, KH. Anhar juga memanjatkan doa agar umat Islam senantiasa diberikan hati yang lembut, dijauhkan dari kesombongan, serta mampu menghargai dan melihat kebaikan yang ada pada diri orang lain.
Ia berharap masyarakat dapat terus menumbuhkan sikap rendah hati, memperbanyak rasa syukur, dan menjadikan keikhlasan sebagai fondasi dalam setiap amal kebaikan yang dilakukan.***
KOIN NU PURWAKARTA
Scan QR Code di bawah atau klik tombol "Donasi Sekarang" untuk memberikan Koin NU via DANA.
Donasi Sekarang
Terima kasih atas dukungan Anda!
Disclaimer: Koin NU ini dikelola oleh PCNU Purwakarta.







Tinggalkan Balasan