“Karena roh ini tidak berubah ketika pada satu titik kemudian model partai politik tidak lagi mampu melayani tugas hakiki dari ulama itu, NU kembali ke khittah berhenti dari politik,” katanya.
“Kalau lupa ya nggak akan ada gagasan untuk mencari atau mengoreksi arah perkembangan politik dari partai politik ke khittah itu tidak akan terjadi, kalau tidak ingat pada hakikat wadzifah ulama,” tambahnya.
Selain itu, dalam konsolidasi yang juga melibatkan MWCNU Darangdan dan Bojong, Budi menyampaikan harapan agar ukhuwah Islamiah Annahdiyah, baik secara kultural maupun struktural, terus ditingkatkan. Ia juga menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dari pengurus di tingkat MWC dan ranting.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purwakarta saat melaksanakan kunjungan konsolidasi ke MWCNU Kecamatan Darangdan, Purwakarta.
Baca Juga : 10 Keistimewaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang Menjadi Bukti Kemuliaannya
“Alhamdulillah, ini adalah kunjungan yang ke-12 dari 17 yang telah kami rencanakan. Kami harap dengan adanya kunjungan ini, ukhuwah kita semakin kuat, dan program kerja NU dapat berjalan dengan lebih baik,†tutup Budi.
Konsolidasi yang dilakukan PCNU Purwakarta merupakan upaya strategis untuk memperkuat posisi dan eksistensi NU di era modern.
Dengan menekankan pentingnya menjaga tujuan hakiki, khidmah ulama, sikap politik yang dinamis, dan peningkatan ukhuwah Islamiyah, PCNU Purwakarta berharap dapat terus berperan aktif dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia dan sejahtera.***
KOIN NU PURWAKARTA
Scan QR Code di bawah atau klik tombol "Donasi Sekarang" untuk memberikan Koin NU via DANA.
Donasi Sekarang
Terima kasih atas dukungan Anda!
Disclaimer: Koin NU ini dikelola oleh PCNU Purwakarta.







Tinggalkan Balasan