Menu

Mode Gelap

Warta ¡¤ 12 Jul 2024 18:36 WIB

Mantan Gubernur Jawa Barat, Raden Nana Nuriana, Tutup Usia, Ketua PCNU Purwakarta Sampaikan Duka dan Kenangan

Kiri: KH. Ahmad Anwar Nasihin, Ketua PCNU Purwakarta, Kanan: Mantan Gubernur Jabar Nana Nuriana (Alm). Perbesar

Kiri: KH. Ahmad Anwar Nasihin, Ketua PCNU Purwakarta, Kanan: Mantan Gubernur Jabar Nana Nuriana (Alm).

“Beliau orang baik, tegas dalam memimpin Jawa Barat. Kalaupun dulu saya pernah mendemo beliau ketika di PMII, itu hanya dinamika di kampus saja,” ungkap Ajengan Anwar.

Ajengan Anwar juga mengenang momen saat Nana Nuriana meresmikan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat pada 23 Agustus 1995.

Menurutnya, monumen tersebut menjadi bukti dedikasi Nana Nuriana dalam menghargai para pahlawan yang memerdekakan Jawa Barat.

Baca Juga :
Tradisi Babarik di Mekarjaya: ISNU Kiarapedes Hadir, Kepala Desa Abah Koko Pimpin Doa Bersama untuk Panen Melimpah

Profil, Karir dan Kontribusi Nana Nuriana

Nana Nuriana lahir di Bandung pada 17 April 1938 dan mengabdikan diri sebagai prajurit TNI. Setelah menamatkan pendidikan di Akademi Militer Nasional pada tahun 1962, Nana Nuriana mencapai puncak karir militernya sebagai Pangdam III Siliwangi dengan pangkat Mayor Jenderal (Mayjen) pada tahun 1991.

Pada tahun 1993, Nana Nuriana memasuki dunia politik dan menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat selama dua periode, yaitu dari tahun 1993 hingga 1998 dan dari 1998 hingga 2003. Salah satu prestasi yang dikenangnya adalah peresmian Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.

Nana Nuriana dikenal tegas dalam kepemimpinannya dan memiliki banyak kontribusi penting untuk Jawa Barat.

Baca Juga :
LP Ma’arif NU Purwakarta Gelar Silaturahmi ke Kemenag Purwakarta, Sampaikan Program Pendidikan Inklusif

Meskipun pernah menghadapi berbagai tantangan seperti gerakan separatis di Banten dan rencana pemindahan ibu kota Indonesia yang tidak terealisasi, Nana Nuriana tetap dikenang sebagai pemimpin yang berdedikasi dan berjasa bagi Jawa Barat.

Kepergian Nana Nuriana meninggalkan duka yang mendalam bagi banyak pihak, termasuk Ajengan Anwar yang mengenangnya sebagai sosok yang tegas dan berdedikasi.

“Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menerima amal sholehnya, serta ditempatkan di Surga Allah SWT. Insya Allah, beliau orang sholeh dan wafatnya husnul khatimah. Amin,” tutup Ajengan Anwar dengan penuh haru.

Kontributor: Enjang Sugianto/LPPNU Purwakarta
Editor: Sahril Sidik

 

KOIN NU PURWAKARTA

Scan QR Code di bawah atau klik tombol "Donasi Sekarang" untuk memberikan Koin NU via DANA.

QR Code Koin NU via DANA
Donasi Sekarang

Terima kasih atas dukungan Anda!

Disclaimer: Koin NU ini dikelola oleh PCNU Purwakarta.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua PCNU Purwakarta Dilantik Jadi Pengurus MUI Jabar

19 April 2026 - 17:16 WIB

Gus Ipul Pastikan Kesiapan Muktamar NU Saat Sowan ke Kediaman KH Afifuddin Muhadjir

29 Maret 2026 - 13:03 WIB

KH Ahmad Anwar Nasihin: NU Harus Cerdas Menilai Siapa yang Benar-Benar Mencintai Dakwah Nahdlatul Ulama

13 Maret 2026 - 19:24 WIB

Perkuat Jamiyyah, PAC Muslimat NU Bojong Berbagi Berkah Ramadhan dan Santuni Lansia

8 Maret 2026 - 12:08 WIB

9.000 Santri Padati Alun-alun Purwakarta, Ketua PCNU Serukan Santri Harus Mendunia!

22 Oktober 2025 - 14:07 WIB

Ketua PCNU Purwakarta Imbau Santri Ikuti Pawai dan Apel Hari Santri Nasional 2025 dengan Tertib dan Khidmat

21 Oktober 2025 - 20:05 WIB

Trending di Warta