“Saat ini, banyak masyarakat yang kebingungan ketika membutuhkan orang dengan kemampuan pemulasaraan, terutama jika ada banyak jenazah dalam satu waktu,” jelas Wawan.
Wawan menyoroti adanya keterbatasan jumlah orang yang memiliki kemampuan pemulasaraan di tingkat RT dan RW, sehingga kegiatan ini dapat menjadi solusi di saat kebutuhan meningkat.
Oleh karena itu, pembekalan bagi generasi muda sangat penting agar mereka bisa membantu masyarakat saat diperlukan.
Baca Juga : Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Purwakarta 2024
“Jika terjadi situasi darurat, remaja atau anak muda ini diharapkan dapat melakukan pemulasaraan jenazah dengan baik,” tambahnya.
Lomba ini diikuti oleh 119 peserta yang terbagi dalam 17 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Purwakarta.
Para peserta, baik laki-laki maupun perempuan, antusias mengikuti perlombaan dan tampak fokus dalam menjalankan setiap tata cara pemulasaraan, mulai dari memandikan jenazah, mengkafani, hingga menshalatkan.
Baca Juga : Purwakarta Gelar Serangkaian Kegiatan Meriah untuk Peringati Hari Santri Nasional 2024
KOIN NU PURWAKARTA
Scan QR Code di bawah atau klik tombol "Donasi Sekarang" untuk memberikan Koin NU via DANA.
Donasi Sekarang
Terima kasih atas dukungan Anda!
Disclaimer: Koin NU ini dikelola oleh PCNU Purwakarta.







Tinggalkan Balasan